SISTEM LOMBA
Sistem debat yang digunakan dalam
lomba ini adalah sistem parlemen Asia, mulai babak penyisihan sampai
dengan babak final.
1.
Dalam
setiap pertandingan akan terdapat 2 (dua) tim, yang akan terbagi menjadi tim
pro dan tim kontra.
2.
Penentuan
tim pro dan tim kontra akan dilakukan sebelum penyusunan argumen.
3.
Tim
pro dan tim kontra masing-masing terdiri dari 3 (tiga) pembicara.
4.
Masing-masing
tim terdiri dari tiga pembicara yang bertindak sebagai pembicara pertama,
pembicara kedua, dan pembicara ketiga secara berurutan.
5.
Debat
dibagi ke dalam 3 (tiga) babak, yaitu Penyampaian Argumentasi Awal, Bidasan dan
Kesimpulan.
6.
Salah
satu dari pembicara pertama atau pembicara kedua bertindak sebagai pembicara
penutup atau kesimpulan.
7.
Anggota
masing-masing tim pro dan tim kontra yang berperan sebagai pembicara ketiga
tidak diperbolehkan menjadi pembicara penutup atau kesimpulan.
8.
Setiap
anggota tim pro dan kontra dapat melakukan interupsi pada babak semifinal dan
final
9.
Pertandingan
dimulai oleh pembicara pertama tim pro yang dilanjutkan oleh pembicara pertama tim
kontra, yang dilanjutkan oleh pembicara kedua tim pro yang dilanjutkan oleh
pembicara kedua tim kontra, yang dilanjutkan oleh pembicara ketiga tim pro yang
dilanjutkan oleh pembicara ketiga tim kontra yang dilanjutkan oleh pembicara
penutup tim kontra yang diakhiri oleh pembicara penutup tim pro.
MEKANISME LOMBA
Babak
Penyisihan
1.
Setiap
peserta diberikan waktu 10
(sepuluh)
menit untuk melakukan penyusunan argumen (case
building) setelah dinyatakan mulai oleh panitia.
2.
Penyusunan
argumen (case building) untuk tim pro
dilakukan didalam ruangan lomba dan untuk tim kontra dilakukan diluar ruangan
lomba.
3.
Pada
saat penyusunan argumen (case building)
dan waktu pertandingan tidak diperkenankan menggunakan media elektronik.
4.
Jangka
waktu yang dimiliki pembicara dalam penyampaian argument adalah sebagai
berikut:
·
Pada
babak Penyampaian Argumentasi Awal, pembicara pertama diberikan waktu 5 (lima)
menit, dengan toleransi 20 (dua puluh) detik, dengan ketentuan sebagai berikut.
a.
Pada
menit pertama, time keeper akan
memberi kode berupa ketukan pertama sebanyak 1x, setelah itu pembicara
diperbolehkan melakukan interupsi.
b.
Pada
menit keempat, time keeper akan
memberikan kode berupa ketukan kedua sebanyak 1x untuk menandakan bahwa waktu
interupsi telah selesai.
c.
Pada
menit kelima, time keeper akan
memberikan kode berupa ketukan
ketiga sebanyak 2x untuk menandakan bahwa waktu menyampaikan argumen telah
selesai.
d.
Pada
menit kelima lewat 20 (dua puluh) detik, chair
person akan menghentikan penyampaian argumen pembicara dengan melakukan
ketukan secara berturut-turut sampai pembicara berhenti menyampaikan
argumennya.
·
Pada
babak Bidasan, pembicara kedua dan ketiga diberikan waktu 5 (lima) menit,
dengan toleransi 20 (dua puluh) detik, dengan ketentuan sebagai berikut.
a.
Pada
menit pertama, time keeper akan
memberi kode berupa ketukan pertama sebanyak 1x, setelah itu pembicara
diperbolehkan melakukan interupsi.
b.
Pada
menit keempat, time keeper akan
memberikan kode berupa ketukan kedua sebanyak 1x untuk menandakan bahwa waktu
interupsi telah selesai.
c.
Pada
menit kelima, time keeper akan
memberikan kode berupa ketukan ketiga sebanyak 2x untuk menandakan bahwa waktu menyampaikan
argumen telah selesai.
d.
Pada
menit kelima lewat 20 (dua puluh) detik, chair
person akan menghentikan penyampaian argumen pembicara dengan melakukan
ketukan secara berturut-turut sampai pembicara berhenti menyampaikan
argumennya.
·
Pada
babak Kesimpulan, pembicara keempat yaitu boleh pembicara pertama atau kedua diberikan waktu
4 (lima) menit
dengan toleransi 20 detik,
dengan ketentuan sebagai berikut.
a.
Pada
menit pertama, time keeper akan
memberikan kode berupa ketukan pertama sebanyak 1x.
b.
Pada
menit ketiga, time keeper akan
memberikan kode berupa ketukan kedua sebanyak 1x.
c.
Pada
menit keempat, time keeper akan
memberikan kode berupa ketukan ketiga sebanyak 2x untuk menandakan bahwa waktu
menyampaikan argumen telah selesai.
d.
Pada
menit keempat lewat 20 (dua puluh) detik, chair
person akan menghentikan
penyampaian argumen pembicara dengan melakukan ketukan secara berturut-turut
sampai pembicara berhenti menyampaikan argumennya.
e.
Selama pembicara menyampaikan kesimpulannya maka tim
lawan tidak diperkenankan melakukan interupsi.
Babak
Final
1.
Setiap
peserta diberikan waktu 15 (lima belas) menit untuk melakukan penyusunan
argumen (case building) setelah
dinyatakan mulai oleh panitia.
2.
Penyusunan
argumen (case building) untuk tim pro
dilakukan didalam ruangan lomba dan untuk tim kontra dilakukan diluar ruangan
lomba.
3.
Pada
saat penyusunan argumen (case building)
dan waktu pertandingan tidak diperkenankan menggunakan media elektronik.
4.
Jangka
waktu yang dimiliki pembicara dalam penyampaian argument adalah sebagai
berikut:
·
Pada
babak Penyampaian Argumentasi Awal, pembicara pertama diberikan waktu 7 (tujuh)
menit, dengan toleransi 20 (dua puluh) detik, dengan ketentuan sebagai berikut.
a.
Pada
menit pertama, time keeper akan
memberi kode berupa ketukan pertama sebanyak 1x, setelah itu pembicara
diperbolehkan melakukan interupsi.
b.
Pada
menit keenam, time keeper akan
memberikan kode berupa ketukan kedua sebanyak 1x untuk menandakan bahwa waktu
interupsi telah selesai.
c.
Pada
menit ketujuh, time keeper akan
memberikan kode berupa keukan ketiga sebanyak 2x untuk menandakan bahwa waktu
menyampaikan argumen telah selesai.
d.
Pada
menit ketujuh lewat 20 (dua puluh) detik, chair
person akan menghentikan penyampaian argumen pembicara dengan melakukan
ketukan secara berturut-turut sampai pembicara berhenti menyampaikan
argumennya.
·
Pada
babak Bidasan, pembicara kedua dan ketiga diberikan waktu 7 (tujuh) menit,
dengan toleransi 20 (dua puluh) detik, dengan ketentuansebagai berikut.
a.
Pada
menit pertama, time keeper akan
memberi kode berupa ketukan pertama sebanyak 1x, setelah itu pembicara
diperbolehkan melakukan interupsi.
b.
Pada
menit keenam, time keeper akan
memberikan kode berupa ketukan kedua sebanyak 1x untuk menandakan bahwa waktu
interupsi telah selesai.
c.
Pada
menit ketujuh, time keeper akan
memberikan kode berupa ketukan ketiga sebanyak 2x untuk menandakan bahwa waktu
menyampaikan argumen telah selesai.
d.
Pada
menit ketujuh lewat 20 (dua puluh) detik, chair
person akan menghentikan penyampaian argumen pembicara dengan melakukan
ketukan secara berturut-turut sampai pembicara berhenti menyampaikan
argumennya.
·
Pada
babak Kesimpulan, pembicara keempat yaitu boleh pembicara pertama atau kedua diberikan waktu
4 (lima) menit
dengan toleransi 20 detik,
dengan ketentuan sebagai berikut.
a.
Pada
menit pertama, time keeper akan
memberikan kode berupa ketukan pertama sebanyak 1x.
b.
Pada
menit ketiga, time keeper akan
memberikan kode berupa ketukan kedua sebanyak 1x.
c.
Pada
menit keempat, time keeper akan
memberikan kode berupa ketukan ketiga sebanyak 2x untuk menandakan bahwa waktu
menyampaikan argumen telah selesai.
d.
Pada
menit keempat lewat 20 (dua puluh) detik, chair
person akan menghentikan
penyampaian argumen pembicara dengan melakukan ketukan secara berturut-turut
sampai pembicara berhenti menyampaikan argumennya.
e.
Selama pembicara menyampaikan kesimpulannya maka tim
lawan tidak diperkenankan melakukan interupsi.
INTERUPSI
1.
Interupsi
dilakukan dengan mengangkat tangan.
2.
Interupsi
baru diperkenankan apabila diterima oleh pembicara yang diinterupsi.
3.
Waktu
maksimal untuk menyampaikan interupsi adalah 20 (dua puluh) detik.
4.
Interupsi
yang melewati batas waktu 20 (dua puluh) detik akan dihentikan oleh chair
person.
5.
Orang
yang boleh menjawab interupsi hanyalah pembicara yang sedang memaparkan
argumennya.
6.
Interupsi
maksimal diterima sebanyak 3 (tiga) kali oleh setiap pembicara kecuali
pembicara penutup sedang melakukan pemaparan argumennya.
Pelanggaran
- Pelanggaran
Pelanggaran terhadap
ketentuan akan
menyebabkan pengurangan nilai oleh Dewan Juri.
1. Setiap
peserta dilarang melakukan serangan secara pribadi terhadap peserta lainnya selama
pertandingan.
2. Setiap
peserta dilarang mengunakan bahasa kasar, tidak senonoh dan/atau menyinggung
SARA.
3. Setiap
peserta dilarang berbicara dengan peserta lain selama pertandingan
4. Anggota
tim pembicara dapat memberikan sinyal kepada pembicara yang sedang memaparkan
argumen sepanjang sinyal tersebut tidak mengganggu jalannya perdebatan.
5. Pembicara
dilarang berkomunikasi verbal dengan rekan timnya selama memaparkan argumennya
6. Selama
pertandingan berlangsung, peserta yang tidak menjadi pembicara diperbolehkan
untuk melakukan diskusi sepanjang tidak mengganggu jalannya perdebatan
7. Pelanggaran
terhadap ketentuan diatas mengakibatkan pengurangan skor
PENJURIAN
1.
Pertandingan
debat dalam setiap babak dalam kompetisi ini akan dinilai dan diputuskan oleh
dewan juri.
2.
Dewan
juri terdiri dari orang-orang kompeten yang ditunjuk langsung oleh panitia.
3.
Aspek
penilaian meliputi substansi (matter), sikap (manner), metode (method),
kesimpulan dan ketepatan waktu.
4.
Penentuan
hasil pertandingan dilakukan di dalam ruangan Dewan Juri yang tidak dapat
dimasuki selain oleh Dewan Juri dan Panitia EDITION 2015.
5.
Selama
Dewan Juri bermusyawarah, peserta dan penonton dipersilahkan menunggu di luar
ruangan pertandingan.
6.
Dewan
Juri akan memberikan evaluasi verbal selama maksimal 5 (lima) menit setelah setiap
babak selesai.
7.
Ketentuan
dari dewan juri bersifat mutlak, mengikat dan tidak dapatdiganggu gugat.
MOSI
1.
Mosi
Debat untuk babak penyisihan sampai babak final akan disampaikan sebelum
pertandingan.
2.
Mosi
yang telah ditentukan tidak dapat diganggu gugat.
KETENTUAN
TEKNIS
Umum
1.
Setiap
peserta menggunakan pakaian formal atau pakaian bebas tapi sopan.
2.
Pelanggaran
terhadap ketentuan ayat (1) menyebabkan pengurangan nilai.
3.
Setiap
peserta wajib hadir 30 menit sebelum pertandingan dimulai yang dibuktikan dengan cara melakukan
mengisi daftar hadir.
4.
Apabila
tidak dapat memenuhi ketentuan ayat (1) maka minimal 30 menit sebelum waktu
pertandingan wajib memberitahukan perihal tersebut kepada panitia.
5.
Setiap
peserta harus memberitahukan urutan pembicara dalam memaparkan argumen kepada
Chair person sebelum pertandingan dimulai.
Tata
Tertib Pertandingan
1.
Setiap
peserta pendukung dilarang melakukan serangan secara pribadi terhadap peserta
lainnya selama pertandingan.
2.
Setiap
peserta dan pendukung dilarang menggunakan bahasa kasar, tidak senonoh, dan
atau menyinggung SARA.
3.
Setiap
pendukung dilarang melakukan tindakan yang dapat menganggu konsentrasi peserta
lain selama pertandingan.
4.
Anggota
tim pembicara dapat memberikan sinyal kepada pembicara yang sedang memaparkan
argumen sepanjang sinyal tersebut tidak menganggu jalannya perdebatan.
5.
Pembicara
dilarang berkomunikasi dengan rekan timnya selama memaparkan argumennya.
6.
Selama
pertandingan berlangsung, peserta yang tidak menjadi pembicara diperbolehkan
untuk melakukan diskusi sepanjang tidak menganggu jalannya perdebatan.
7.
Pelanggaran
terhadap ketentuan akan menyebabkan pengurangan nilai.
PENDUKUNG/ PENONTON
1.
Peserta
disarankan
untuk membawa pendukung di setiap pertandingan.
2.
Pendukung
dilarang menganggu jalannya pertandingan.
3.
Pendukung
dilarang membuat keributan dan mengganggu kondusifitas jalannya perlombaan
seperti mengejek ataupun hal-hal yang menganggu konsentrasi peserta lomba.
4.
Pendukung
diperkenankan untuk merekam atau mengambil gambar didalam ruangan saat
pertandingan tanpa menggunakan blitz.
5.
Pendukung
dapat keluar masuk ruang lomba dengan tertib dan sopan, tanpa menganggu
jalannya perlombaan
6.
Pendukung
yang melanggar ketentuan ayat (2) (3) (4) (5) akan dikeluarkan dari ruangan
lomba oleh panitia.
KETENTUAN
PENUTUP
·
Peserta
diwajibkan menghadiri rangkaian acara yang telah ditentukan oleh panitia.
·
Bagi
peserta yang tidak mengikuti keseluruhan rangkaian acara yang telah ditentukan
panitia akan dikenakan sanksi.
·
Penyelessayan
sengketa antara peserta dengan panitia diselesaikan melalui mekanisme
musyawarah mufakat.
·
Segala
hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan ditetapkan kemudian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar